Cara Menjadi Social Seller BacktoBALI.id

Kamu bisa mendapatkan penghasilan dengan menjadi social seller BacktoBALI.id hanya dengan mengandalkan gadget, koneksi internet, dan akun social media. Pendapatan yang kamu peroleh itu merupakan komisi dari penjualan produk merchant BacktoBALI.id yang transaksinya terjadi melalui link campaign yang kamu share melalui social media.

Ada banyak produk merchant BacktoBALI.id yang bisa kamu promosikan dengan cara share link campaign. Selama kamu mesa produk itu mungkin akan menarik untuk followemu, kamu bisa mempromosikan produk sebanyak-banyaknya, tidak ada Bataan. Tidak hanya satu atau dua platform tertentu saja, kamu bisa mempromosikan produk lewat banyak portal social media kalau kamu memang memiliki akun dan aktif disitu. Kamu juga bisa share link campaign untuk satu produk yang sama berulang-ulang. Misalnya setiap beberapa hari, setiap minggu, atau setiap bulan.

Semakin banyak kamu berpromosi, semakin besar kemungkinan terjadi penjualan. Semakin banyak penjualan yang terjadi melalui link campaign yang kamu share, semakin bear pula komisi yang kamu dapatkan. Jumlah penghasilan yang bisa kamu dapat sebagai social seller BacktoBALI.id bisa dibilang tidak terbatas.

Tapi gadget, koneksi internet, dan akun social media itu modal dasar lho ya. Supaya aktivitasmu mempromosikan produk-produk merchant BacktoBALI.id itu bisa mengalirkan penghasilan yang oke Punta, ada modal lain yang juga harus kamu miliki. Apa saja “modal lain” yang kamu perlukan? Kita sudah pernah mendiskusikannya pada posting sebelumnya. Kalau belum atau mungkin sudah tapi lupa, kamu bisa membacanya lagi disini.

Apa Syarat Menjadi Social Seller BacktoBALI.id?

Jawabannya bisa sangat singkat dan pada, TIDAK ADA.

Berapapun usia kamu, apapun profesi kamu, laki-laki ataupun perempuan, dimanapun kamu tinggal, kamu warga negara mana, kamu belum booster vaksin Covid-19, bebas. Semua boleh menjadi social seller BacktoBALI.id

Bisa dikatakan tidak ada syarat formal sama sekali.

Tapi ada beberapa syarat logis yang harus kamu penuhi. Misalnya seperti yang sudah disebutkan tadi, punya gadget, ada koneksi internet, dan punya akun serta aktif di social media. Logis dong ya? Kalau nggak puny akun dan aktif social media kan jadi nggak bisa share link campaign di social media. Kalau nggak ada koneksi internet bagaimana bisa mengakses social media? Begitu juga kalau nggak punya gadget, entah itu smartphone, tablet, atau mungkin laptop.

Yang jelas kamu harus punya nomor telepon seluler dan alamat email. Karena kedua instrumen itulah yang digunakan sistem BacktoBALI.id untuk mengidentifikasi kamu, termasuk memberitahu kamu kalau terjadi transaksi melalui link campaign yang kamu share dan karenanya kamu mendapatkan komisi yang bisa kamu tarik dan gunakan.

Nantinya kamu juga harus punya rekening bank, karena komisi yang dihasilkan dari transaksi pembelian melalui link yang kamu share harus ditarik dari akun social seller kamu ke rekening bank sebelumnya bisa kamu pergunakan. Kalau harus punya rekening bank ya artinya kamu harus punya e-KTP.

Siapapun kamu, selama kamu punya nomor ponsel dan alamat email, kalau kamu bisa mengakses website BacktoBALI.id dan share produk yang ada di website itu melalui akun social media, kamu bisa menjadi social seller BacktoBALI.id

BacktoBALI.id

Berapa Biaya Menjadi Social Seller BacktoBALI.id?

Jawabannya juga sama pendeknya, GRATIS.

Untuk menjadi social seller BacktoBALI.id dan mempromosikan produk-produk merchant BacktoBALI.id sama sekali tidak dipungut biaya. Tapi ya kembali lagi, untuk mengakses social media kamu perlu koneksi internet. Kecuali kamu hanya menggunakan social media saat ada WiFi gratis, artinya mungkin kamu perlu mengeluarkan biaya untuk membeli paket data.

Tetapi nanti kalau aktivitas promosi yang kamu lakukan sebagai social seller BacktoBALI.id itu menghasilkan penjualan dan kamu mendapat komisi, kamu akan dikenakan biaya platform yang besarnya 10% dari komisi yang kamu dapatkan. Ini prosesnya dipotong langsung. Misalnya terjadi satu transaksi melalui link campaign yang kamu share untuk produk yang harganya 1.000.000 dengan komisi yang ditetapkan merchant 10%. Maka begitu transaksi terjadi, 900.000 akan langsung masuk ke akun merchant, 10.000 dipotong otomatis sebagai biaya platform, 90.000 akan masuk ke akun kamu.

Bagaimana Cara Menjadi Social Seller BacktoBALI.id?

Tidak ada syarat, tidak ada biaya, lalu bagaimana caranya? Sebetulnya sih tidak ada cara ini itu juga. Kamu bahkan tidak harus mendaftarkan diri melalui proses registrasi seperti kebanyakan platform digital lain yang mungkin pernah kamu gunakan.

Kamu hanya perlu mengakses website BacktoBALI.id – https://backtobali.id – menggunakan browser pada gadget kamu. Gadgetnya bisa apa saja. Smartphone, tablet, laptop, computer desktop, bisa. Lalu gunakan navigasi website untuk mencari produk-produk yang ada di website itu. Buka halaman produknya lalu click tombol VIRALKAN yang ada di masing-masing halaman produk. Tinggal isi nomor telepon dan alamat email lalu share melalui akun social media kamu. Sebaiknya tambahkan content dan caption menarik untuk memperbesar kemungkinan orang membeli.

Itu saja. Kamu sudah otomatis menjadi social seller BacktoBALI.id

Kalau kamu baru pertama kali share produk merchant BacktoBALI.id, sistem secara otomatis akan mengirimkan password supaya kamu bisa mengakses dashboard social seller BacktoBALI.id dimana semua aktivitas kamu sebagai social seller BacktoBALI.id akan terekam, termasuk transaksi penjualan yang terjadi melalui link produk yang kamu share dan komisi yang kamu hasilkan.

Tapi kemungkinan besar kalau kamu hanya sekedar share link begitu saja, kemungkinan untuk menghasilan penjualan relatif kecil. Agar aktivitas promosi kamu sebagai social seller BacktoBALI.id menghasilkan penjualan dan kamu mendapatkan komisi, kamu harus bisa membuat content yang menarik dan menulis caption yang mengarahkan orang untuk membeli. Kamu harus jadi content creator sekaligus copywriter yang handal.

Tapi hangar khawatir, semua itu bisa dipelajari. BacktoBALI.id sendiri menyiapkan sejumlah program bagi social seller untuk meningkatkan kemampuannya. Melalui social media, melalui knowledge base, melalui training, dan sebagainya.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.