Di ranah digital saat ini sebetulnya istilah influencer marketing bukan sesuatu yang asing lagi. Sebuah survey menyebutkan bahwa 93% marketer menggunakan influencer marketing. Sementara itu meskipun mungkin tidak semua menyadarinya, dalam interaksinya sehari-hari di platform-platform social media, netizen biasa melakukan aktivitas yang secara hakiki adalah influencer marketing.

Di ranah digital saat ini sebetulnya istilah influencer marketing bukan sesuatu yang asing lagi. Sebuah survey menyebutkan bahwa 93% marketer menggunakan influencer marketing. Sementara itu meskipun mungkin tidak semua menyadarinya, dalam interaksinya sehari-hari di platform-platform social media, netizen biasa melakukan aktivitas yang secara hakiki adalah influencer marketing.

Hal lain yang membedakan periklanan tradisional dengan influencer marketing adalah pada periklanan tradisional, bintang iklan membawakan pesan pemasaran yang dibuat oleh brand yang diiklankannya. Skenario iklannya, narasi yang diucapkannya, baju yang dipakainya, bahkan gestur tubuhnya dibuat sedemikian rupa untuk merepresentasikan karakter brand.

Sementara dalam influencer marketing, influencer berbicara sebagai dirinya sendiri, dengan cara dan gaya sesuai dengan karakter pribadinya. Dia mengutarakan pendapat dan menceritakan pengalamannya sendiri mengenai produk brand yang bekerjasama dengannya dengan kata-kata dan gayanya sendiri.

Selain itu, influencer marketing tidak hanya melibatkan selebriti yang memiliki akun social media dengan follower bejibun. Influencer marketing juga melibatkan netizen yang memiliki jumlah akun sedikit yang biasa disebut nano-influencer atau micro-influencer.

Dasar pemikirannya adalah netizen yang memiliki jumlah follower sedikit cenderung memiliki hubungan sosial bahkan emosional yang lebih erat sehingga kemampuannya mempengaruhi pilihan dan keputusan membeli follower-nya lebih besar.

Jadi Apa Itu Influencer Marketing?

Influencer marketing adalah metode promosi yang dijalankan oleh perusahaan pembuat produk dan/atau pemilik merk, dalam dunia influencer marketing biasa disebut “brand” saja, dengan bekerjasama dengan netizen yang biasa disebut sebagai “influencer” untuk mempromosikan produk atau jasa yang ditawarkan brand sehingga dapat mempengaruhi persepsi dan keputusan pembelian followernya.

Disini kita bisa melihat bahwa influencer marketing itu adalah aktivitas yang dilakukan oleh brand. Influencer marketing tidak merujuk pada aktivitas influencing yang dilakukan oleh influencer untuk mempengaruhi followernya, tetapi aktivitas brand dalam dalam menyusun strategi dan rencana, menyeleksi calon influencer, serta membangun kerjasama dengan influencer-influencer yang digunakannya.

Fokusnya adalah kolaborasi antara brand dan influencer.

Karena penekanannya ada pada pemanfaatan kemampuan influencer untuk mempengaruhi followernya, tidak serta-merta aktivitas pemasaran yang menampilkan sosok selebriti melalui media sosial bisa dikatakan influencer marketing.

Kalau hanya sekedar menampilkan selebriti, bisa jadi itu hanya sekedar iklan yang didistribusikan dengan menggunakan kanal social media alih-alih kanal tradisional seperti majalah atau televisi.

Dalam influencer marketing, influencer bukan mentransfer pesan pemasaran yang dibuat oleh brand. Influencer mempengaruhi pilihan dan keputusan follower dengan caranya sendiri, dengan kemampuannya sendiri. Dia membuat kontennya sendiri, menyusun kata-katanya sendiri, dan mengkomunikasikannya dengan gayanya sendiri sehingga followernya melihat itu sebagai suara dia, bukan suara brand.

Banyak riset membuktikan kalau pembeli sekarang lebih mempercayai pendapat teman-teman di jaringan social medianya daripada pesan pemasaran brand, bahkan kalau secara pribadi tidak saling kenal atau fisik mereka tidak pernah bertemu sekalipun.

Beberapa hal yang mungkin membuat seorang influencer dapat mempengaruhi followernya adalah kepercayaan, otoritas, hubungan sosial, persepsi follower terhadap influencer dan sebagainya. Kita akan bahas lebih lanjut mengenai ini pada artikel lain.

What’s Next …

Selanjutnya kalau anda brand, pemilik atau pengelola bisnis yang menyediakan produk atau jasa dan mempunyai merk, anda harus tahu manfaat influencer marketing untuk anda, dan kalau anda yakin manfaatnya itu penting, mengetahui bagaimana untuk mulai melaksanakannya.

Sementara buat kamu netizen dan tertarik untuk influencer, kamu harus mulai mempelajari bagaimana memoles diri kamu sendiri, konten social media kamu, dan memahami profil followermu sebelum mulai melangkah lebih jauh.

By admin

One thought on “Apa Itu Influencer Marketing?”

Comments are closed.